Posting pekerjaan

Mencegah Penyebaran Covid-19, RSUD HPDN Takalar Batasi Pembesuk

TAKALAR-ST. Demi mencegah penyebaran Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Padjonga Dg Ngalle memberikan kebijakan kewaspadaan Badan Lembaga Usaha Daerah (BLUD) yang ditetapkan langsung oleh Direktur RSHPDN Dr H Asriadi Ali Sp N, pada 16 Maret 2020.

Dalam kebijakan tersebut ada 9 poin yang ditetapkan, yakni:

1. Mulai Senin, 16 Maret 2020 pasien tidak diperkenankan di besuk.
2. Rumah sakit hanya mengijinkan penunggu pasien sebanyak maksimal 1 orang.
3. Kepala Instalasi, Kepala Ruangan dan PJ Shift wajib menyampaikan informasi ini kepada keluarga pasien yg sedang rawat inap
4. Tim Security wajib stand by di depan gerbang masuk yang diijinkan (Lobby Poli,UGD, dan gerbang samping kiri IGD) untuk screening setiap pengunjung yang masuk ke Rumah Sakit.
5.Pengunjung/Penunggu pasien yang lolos sensor suhu akan diberikan label pada bajunya bagian dada kanan atas, HIJAU lulus Sensor, MERAH demam (suhu lebih dari 37,5 derajat).
6. Penunggu pasien yang lolos sensor suhu akan diberikan kartu tunggu dan wajib cuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan.
7. Penunggu pasien yang mengalami demam dan batuk tidak diperkenankan masuk ke area Rumah Sakit, dan digantikan dengan keluarga lain yang sehat.
8. Instruksi ini untuk dilaksanakan semua unit terkait untuk menghindari penularan Covid-19.
9. Peraturan ini berlaku sejak ditetapkannya dan disebarluaskan ke semua karyawan di unit masing-masing.

Direktur RSHPDN, dr H Asriadi Ali menyampaikan, penyebaran virus corona coba diantisipasi dini oleh pihaknya.

“Kita melakukan antisipasi dini penyebaran virusnya di Rumah Sakit. Perhari ini, kami mulai tutup dulu pembesukan bagi pasien,” ungkapnya pada Senin (16/3/2020) pagi.

Dr Asriadi Ali atau biasa disapa Dokter Adi, menjelaskan kebijakan ini diambil untuk membatasi padatnya masyarakat beraktifitas di Rumah Sakit.

“Kita lebih memilih langkah antisipasi, pasien cukup dijaga satu orang keluarga, dan tidak boleh di besuk dulu. Kebijakan ini kami berlakukan sementara sambil mencermati situasi, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tutupnya.

(Rahma indah)

Total Views: 204 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *