Posting pekerjaan

Menyikapi Tingginya Aksi Pemecatan Aparat Desa Di Takalar, Ini Tanggapan Ketua Komisi I H. Hurdin HS

Takalar-ST.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar melalui Komisi 1 akan memanggil sejumlah camat dan empat pelaksana tugas (Plt) kepala desa (Kades). Pemanggilan tersebut ditempuh lantaran banyaknya aparat desa yang telah dipecat secara sepihak oleh pelaksana tugas kepala desa.

Surat panggilan untuk melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah camat dan Plt Kades sudah dilayangkan kepada masing-masing pihak terkait. ”RDP ditempuh untuk mengetahui penyebab banyaknya aparat desa dan kepala dusun yang diberhentikan secara mendadak,” jelas Ketua Komisi 1, H Nurdin HS, Rabu (19/2).

H Nurdin HS menambahkan, saat ini tata kelola pemerintahan di Kabupaten Takalar sedang berjalan tidak sesuai aturan. Sejumlah rambu-rambu yang mengatur jalannya roda pemerintahan telah dilabrak.
Bahkan, menurut H Nurdin HS, tata kelola pemerintahan di Takalar selama beberapa tahun terakhir sangat amburadul dan serampangan.

”Masyarakat Takalar saat ini telah diresahkan sebuah tata kelola pemerintahan yang tidak berjalan sesuai aturan. Mutasi serta pemecatan ASN dan aparat desa yang setiap hari terjadi mengisyaratkan Takalar jauh dari good governance,” pungkas legislator PPP ini.

Menyikapi tingginya aksi pemecatan aparat desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Takalar juga membuat Ketua Fraksi Takalar Hebat, H Andi Noer Zaelan, angkat bicara sekaligus mengecam tindakan para pelaksana tugas kepala desa yang dinilai semena-mena terhadap keberadaan aparat desa.

(Red)

Total Views: 1845 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *