Posting pekerjaan

PTKP PB Hipermata Mempertanyakan kejelasan Pugar di Dinas kelautan dan Perikanan Takalar

Takalar-ST. Terkait persoalan pengembangan usaha garam (PUGAR) sampai saat ini belum ada kejelasan, sebelumnya ada beberapa lembaga Meminta kepada penegak Hukum agar melakukan cek Lapangan dengan menggandeng auditor independen untuk menghitung kerugian Negara.

Pengadaan Pugar dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Takalar yang di berikan kepada Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang berada di kecamatan Mappakasunggu (Mapsu) Takalar mengaku menerima bantuan yang tidak sesuai Nilai Anggaran Rp.1,9 M tahun anggaran 2018 .

Pengembangan Pugar dari Kementrian Perikanan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Takalar, diketahui penerima manfaat Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera, mengaku hanya menerima Excavator dan material lainnya yang bernilai Rp.350 juta rupaih yang dibelanjakan oleh pihak dinas Perikanan dan Kelautan.

Terkait persoalan ini kami sudah menunggu pengembangan terkait proses hukum. Kami sudah mempertanyakan kembali di polres takalar. Katanya sudah di limpahkan ke polda.

Dan sampai saat ini belum ada titik jelas soal kasus kerugiaan negara.
“Bayu” kabid ptkp pb hipermata.

“Tahun 2020 semoga tahun yang baik, sebelumnya banyak yang menyoroti persoalan terkait kasus pugar dari dinas perikanan kab takalar. Nah sekarang kami kembali angkat bicara untuk mempertanyakan soal pengembangan kasusnya.

Semoga saja awal tahun ini ada kejelasan. Sebab data2 di lapangan kami sudah kumpul.
Iyan, selaku depertemen kepemudaan.

(RJ)

Total Views: 206 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *