Wabup Takalar Hadiri Halalbihalal dan Bedah Buku “Langit Tidak Pernah Offline” di Balla Barakkaka Ri Galesong

Screenshot

SEPUTARTAKALAR – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos.,MM. menghadiri agenda silaturahmi Halalbihalal dirangkaikan dengan Bedah Buku bertajuk “Langit Tidak Pernah Offline” karya Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong, MA. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Korps Mubaligh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Takalar pada Jumat, 10 April 2026.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Balla Barakkaka Ri Galesong, sebuah pusat pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Kehadiran Tokoh dan Akademisi
Selain Wakil Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pakar, di antaranya:

  • Prof. Dr. H. Aminuddin Salle, SH., MH. (Karaeng Patoto): Guru Besar sekaligus pendiri Kampung Adat dan Budaya Balla Barakkaka Ri Galesong.
  • Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong, MA: Penulis buku “Langit Tidak Pernah Offline” yang juga menjadi narasumber utama.
  • Ketua Korps Mubaligh DMI Kabupaten Takalar beserta jajaran pengurus dan para dai se-Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Korps Mubaligh DMI Takalar yang mengombinasikan tradisi Halalbihalal dengan kegiatan literasi melalui bedah buku.

“Kehadiran buku ‘Langit Tidak Pernah Offline’ ini merupakan oase bagi literasi keagamaan kita. Judulnya sangat relevan dengan era digital saat ini, mengingatkan kita bahwa meski dunia terus berubah, koneksi spiritual dengan Sang Pencipta harus tetap terjaga tanpa jeda,” ujar Hengky Yasin.

“Secara khusus, saya ingin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. H. Muh. Ashar Tomanggong Menulis buku bukanlah perkara mudah; ia membutuhkan ketajaman pikiran, ketenangan batin, dan disiplin ilmu yang tinggi.

Di tengah kesibukan beliau, ia masih mampu melahirkan karya literasi yang luar biasa bagi masyarakat Takalar. Ini adalah bukti bahwa semangat dakwah beliau tidak hanya berhenti di atas mimbar, tetapi juga abadi dalam bentuk tulisan.” Tutup Hengky Yasin.

Prof. Aminuddin Salle selaku tuan rumah menyambut hangat kehadiran para tokoh tersebut. Ia menekankan bahwa Balla Barakkaka akan selalu terbuka menjadi ruang diskusi intelektual dan spiritual demi kemajuan masyarakat Takalar.

“Saya menyadari bahwa buku ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih kepada Korps Mubaligh DMI Takalar yang telah memfasilitasi bedah buku ini. Ujar H. Muh. Ashar Tomanggong

Kepada Bapak Wakil Bupati, terima kasih atas dukungannya terhadap literasi dakwah di Takalar. Dan kepada Prof. Aminuddin Salle, terima kasih telah mengizinkan nilai-nilai spiritual ini dibahas di tengah pusat budaya kebanggaan kita. Balla Barakkaka adalah tempat yang tepat, karena di sini kita belajar bahwa budaya dan agama adalah dua sayap yang menjaga martabat manusia.