Pimpinan BAZNAS RI Pimpin Verifikasi Faktual Calon Pimpinan BAZNAS Takalar Periode 2026–2031

Seputartakalar.com,— Verifikasi Faktual dan Wawancara Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Takalar Periode 2026–2031 secara resmi dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Sulawesi Selatan, Hj. Saidah Sakwan, MA, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (5/6/2026).

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Sakwan menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki kedudukan strategis dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Oleh karena itu, pimpinan BAZNAS di setiap daerah harus mampu membangun sinergi dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

“Pimpinan BAZNAS adalah penerima distribusi kewenangan dalam pengelolaan zakat. Amanat mengelola zakat merupakan amanat yang diberikan oleh risalah kenabian kepada ulil amri, yang dalam konteks pemerintahan diwujudkan melalui gubernur dan bupati. Karena itu, tidak boleh sembarang orang memungut dan mengelola zakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BAZNAS RI berkomitmen memperkuat kelembagaan BAZNAS di seluruh daerah agar mampu menjalankan fungsi penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, keberadaan BAZNAS yang kuat akan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang memiliki kapasitas, integritas, dan visi yang kuat dalam memajukan BAZNAS Kabupaten Takalar.

“Diharapkan yang terpilih adalah figur yang mampu membawa BAZNAS Takalar menjadi salah satu BAZNAS terbaik di Sulawesi Selatan serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki sinkronisasi program dan tujuan bersama dalam membangun Kabupaten Takalar yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam mendukung program pembangunan keagamaan daerah, khususnya pengembangan literasi Al-Qur’an dan peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Salah satu program prioritas pemerintah daerah adalah pengembangan literasi Al-Qur’an. Kami berharap pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya dapat berkontribusi dalam memperkuat program-program keislaman serta pengembangan nilai-nilai religius di Kabupaten Takalar,” tambahnya.

Ketua Panitia Seleksi yang juga Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara terbuka dan berpedoman pada prinsip profesionalitas, independensi, integritas, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Ia memaparkan bahwa proses seleksi diawali dengan pengumuman dan pendaftaran calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar pada 26 Januari hingga 2 April 2026. Selanjutnya dilakukan registrasi pendaftaran pada 6 April 2026, penelitian persyaratan administrasi dan rekam jejak calon, uji kompetensi dan wawancara oleh panitia seleksi pada 29 April 2026, pengumuman hasil seleksi kompetensi pengetahuan dasar pada 30 April 2026, seleksi kompetensi wawancara pada 4 Mei 2026, dan pengumuman hasil seleksi pada 5 Mei 2026.

“Jumlah pendaftar calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar sebanyak 11 orang. Melalui verifikasi faktual dan wawancara yang dilaksanakan hari ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kapasitas, integritas, komitmen, serta kelayakan para calon yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi,” jelas Hengky Yasin.

Kegiatan verifikasi faktual dan wawancara ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Sekretaris BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Takalar, Ketua BAZNAS Kabupaten Takalar, Ketua MUI Kabupaten Takalar, panitia seleksi, serta seluruh calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar Periode 2026–2031.

Melalui tahapan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar bersama BAZNAS RI berharap dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang profesional, amanah, dan memiliki komitmen kuat dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Takalar.