Tanamkan Keberanian Sejak Dini, TK Dharma Wanita Mangarabombang Bersama BPBD Takalar Gelar Simulasi Penyelamatan Bencana

TAKALAR — TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang menggelar kegiatan edukasi dan simulasi siaga bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di halaman TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang tersebut mengangkat tema “Siaga Bencana Sejak Dini: Aku Anak Pintar dan Berani.”

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak usia dini mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

Para siswa tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, tim BPBD Takalar memberikan pemahaman sederhana kepada siswa mengenai tindakan penyelamatan diri saat menghadapi situasi bencana.

Suasana semakin menarik ketika para siswa mengikuti simulasi penyelamatan secara langsung. Anak-anak diajak memahami bagaimana bersikap tenang, mengikuti arahan, serta menyelamatkan diri menuju tempat yang lebih aman ketika terjadi bencana.

Kepala TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang, Alia Nilawati, menyampaikan apresiasinya kepada BPBD Kabupaten Takalar yang telah hadir memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa.

“Kami berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Takalar yang sudah mengajarkan murid-murid kami bagaimana tetap menjaga keselamatan pada saat terjadi bencana. Anak-anak kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini,” ujar Alia.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak dini sangat penting agar anak-anak memiliki pengetahuan dasar dan tidak panik ketika suatu saat menghadapi kondisi darurat.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para siswa dapat selalu siap dan memahami langkah yang harus dilakukan apabila bencana terjadi.

“Harapan kami, siswa kami bisa selalu siap manakala nantinya terjadi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Basri, S.Kesos, dari Tim Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Takalar, mengapresiasi langkah TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang yang menginisiasi kolaborasi bersama BPBD dalam memberikan edukasi dan simulasi siaga bencana kepada anak-anak.

Menurut Basri, pengenalan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana kepada anak usia dini merupakan langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan TK Dharma Wanita Mangarabombang yang mengajak kami dari BPBD Takalar untuk berkolaborasi dalam simulasi penyelamatan dan siaga bencana bagi siswa,” kata Basri.

Basri juga menyebutkan bahwa berdasarkan kegiatan yang dilakukan, TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang menjadi satu-satunya sekolah taman kanak-kanak di Kabupaten Takalar yang melaksanakan kegiatan simulasi siaga bencana bersama BPBD.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya untuk mulai mengenalkan pengetahuan kebencanaan kepada peserta didik sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman mereka.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi pengalaman langsung bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya keselamatan diri dalam menghadapi potensi bencana.

Melalui kegiatan “Siaga Bencana Sejak Dini: Aku Anak Pintar dan Berani”, TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang bersama BPBD Takalar menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan dapat diperkenalkan sejak usia dini dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami anak-anak.