Lapas Takalar Kembali Panen 60 Kg Pakcoy, Total Capai 110 Kg dalam Sepekan

Takalar- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar kembali melaksanakan panen pakcoy hasil program pembinaan kemandirian bidang pertanian. Pada panen kali ini, sebanyak 60 kilogram pakcoy berhasil dipanen, sehingga total hasil panen pakcoy Lapas Takalar sepanjang minggu ini mencapai 110 kilogram, Senin (24/8).

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Takalar, Gugu Alam, mengatakan bahwa capaian panen tersebut merupakan hasil dari ketekunan Warga Binaan dalam merawat tanaman sejak proses pembibitan hingga masa panen.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

“Alhamdulillah, minggu ini kita kembali melaksanakan panen pakcoy sebanyak 60 kilogram. Jika ditotal dengan panen sebelumnya, sudah mencapai 110 kilogram dalam satu minggu. Ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian di bidang pertanian terus berjalan dan memberikan hasil yang nyata,” ujar Gugu Alam.

Ia menambahkan, hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal Lapas, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keluarga Warga Binaan.

“Sebagian hasil panen akan disalurkan ke dapur Lapas untuk diolah menjadi makanan bergizi bagi Warga Binaan. Selain itu, sebagian lainnya akan disalurkan kepada keluarga Warga Binaan. Jadi, hasil pembinaan ini manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, mengapresiasi kerja keras jajaran petugas dan Warga Binaan yang terus mengembangkan program pertanian produktif di lingkungan Lapas.
“Panen 110 kilogram pakcoy dalam satu minggu merupakan capaian yang patut diapresiasi. Kami ingin kegiatan pembinaan tidak hanya menjadi aktivitas rutin, tetapi benar-benar menghasilkan sesuatu yang produktif dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan maupun keluarganya,” ungkap Andi Gunawan.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian di Lapas Takalar juga merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan.

“Lapas Takalar berkomitmen untuk terus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui berbagai kegiatan produktif, salah satunya penguatan ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan, pengalaman kerja, serta semangat untuk menjadi lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat,” tandasnya.