Buka Pembinaan Genting, Wabup Takalar Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian terhadap Keluarga Berisiko Stunting

SEPUTARTAKALAR – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kabupaten Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Takalar, perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Kasdim 1426 Takalar, perwakilan Kejaksaan Negeri Takalar, para camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Hengky Yasin menekankan bahwa pencegahan stunting membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan anak, tetapi juga menyangkut tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dunia usaha, hingga masyarakat.

Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, diharapkan tumbuh kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu keluarga yang membutuhkan dukungan, khususnya keluarga berisiko stunting.

Hengky juga menekankan pentingnya memastikan program Genting berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendampingan perlu diarahkan kepada kelompok yang membutuhkan perhatian, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.

Selain itu, ia mendorong para camat dan kepala puskesmas agar memperkuat koordinasi di wilayah masing-masing, melakukan pendataan secara akurat, serta mengidentifikasi keluarga yang membutuhkan dukungan. Dengan demikian, pelaksanaan program pencegahan stunting dapat dilakukan secara terarah sesuai kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut juga perlu didukung melalui pemenuhan gizi yang memadai, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, edukasi pola asuh, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lingkungan sehat dan sanitasi yang layak.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Takalar menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Takalar, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap koordinasi dan sinergi antarlembaga semakin kuat sehingga Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dapat terlaksana secara optimal dan memberikan dampak positif bagi keluarga sasaran.

Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung terwujudnya generasi Takalar yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas.